Hantu itu Arwah atau Jin?

Pada zaman multimedia saat ini banyak hiburan dipublikasikan, melalui TV, bioskop, internet, dll. Hiburan tentang film di Nusantara ini cukup banyak yang mempublikasikan nuansa horor, seperti hantu. Cerita tentang hantu sudah lama, bahkan ratusan/ribuan tahun sebelum Masehi. Cerita tentang hantu sedikit banyak mempengaruhi aqidah/keyakinan umat Islam, baik di kota maupun pedesaan/kampung.

Untuk itu perlu dibicarakan akan hal hantu ini, banyaknya film yang menceritakan bahwa hantu itu muncul setelah seseorang meninggal, utamanya yang meninggal secara tidak wajar seperti bunuh diri atau dibunuh yang berikutnya menghantui pembunuhnya. Untuk memperjelas hantu itu adalah arwah/ruh orang yang telah meninggal ataukah jin yang menyamar maka perlu dilihat dari keyakinan atau iman kita kepada Hari Akhir atau Alam Akhirat.

Perjalanan Manusia dari Alam Ruh sampai Alam Akhirat

Awal kejadian makhluk yang bernama manusia adalah dari penciptaannya yang berupa ruh, ruh ditempatkan Tuhan dalam alam ruh sehingga tiba waktunya ditiupkan ke dalam rahim ibunya yaitu pada janin bayi (alam rahim), sehingga manusia yang asalnya ruh mempunyai jasad bayi. Kemudian janin lahir ke alam dunia sampai akhirnya meninggal, meninggal/mati ada 2 jenis, sementara dan selamanya, meninggal sementara adalah ketika manusia itu tidur (dijelaskan dalam Al Qur’an dan dikenal dalam doa akan/setelah tidur), meninggal selamanya adalah ketika berakhir masanya di dunia, sehingga dikubur, maka masuklah manusia dalam alam kubur/alam barzakh/alam penantian menjelang Hari Kiamat. Di alam kubur/barzakh ini manusia hanya mendapat nikmat atau azab. Untuk yang mendapat azab disiksa berbagai macam siksaan di dalam kuburnya. Sedangkan yang mendapat nikmat, ada yang sekedar seperti tidur yang nyenyak sampai didatangkan Hari Kiamat, ada yang diperlihatkan nikmat Syurga, ada yang dapat berkelana bahkan menziarahi orang yang masih hidup, contohnya ketika Nabi Muhammad SAW di Isra’ Mikrajkan Allah SWT, Nabi SAW berjumpa dengan Nabi-Nabi yang terdahulu, seperti Nabi Musa AS, Nab Ibrahim AS, dll.

Dari keterangan di atas kita mengetahui bahwa seseorang yang meninggal secara tidak baik/suul khotimah maka dia akan disiksa di kuburnya, jadi tidak mungkin mengganggu/menghantui di alam dunia. Sehingga jika terdapat cerita hantu dapat dipastikan yang mengganggu adalah jin yang menyamar, karena arwh/ruh manusia yang telah meninggal sudah tidak dapat berbuat kejahatan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s