Sejarah, Hukum, Hikmah, dan Fadhilah Qurban

*** Sejarah Qurban ***

Alhamdulillah, bulan Dzulhijjah 1434 H menjelang, bulan yang menjadi saksi atas segala pengorbanan seorang hamba dalam beribadah mendekatkan diri kepada Tuhannya, utamanya ibadah Haji dan Qurban, dari sejarah ketaatan Nabi Ibrahim as dan keluarganya dalam menjalankan perintah Tuhan. Sejarah pelaksanaan qurban sebelum zaman Nabi Muhammad saw. dapat kita ketahui dari:

1) qurban putra Nabi Adam as (Habil dan Qobil) untuk mengorbankan hasil ternak/panen terbaiknya

2)  qurban Nabi Ibrahim as, untuk menyembelih Nabi Ismail as, putra yang amat dicinta dan dirindukan setelah penantian panjangnya (usia 86 tahun baru dikaruniai anak), yang kemudian digantikan dengan seekor domba

3)  qurban Kakek dari Nabi Muhammad saw, Sayyid Abdul Mutholib, untuk menyembelih Sayyid Abdullah Ayahanda Nabi Muhammad saw, putra bungsu yang amat dicintai Sayyid Abdul Mutholib dan keluarganya, yang kemudian digantikan dengan 100 ekor unta.

*** Hukum Qurban ***

Atas perintah Allah, di zaman Nabi Muhammad saw disyariatkan ibadah qurban bagi umat Islam sebagaimana dalam QS. Al Haj: 36, QS. Al Kautsar: 2, dan berbagai riwayat hadits. Adapun hukum melaksanakan ibadah qurban adalah sunnah muakkad (amat ditekankan) bagi yang memenuhi syarat: 1) Islam, 2) merdeka (bukan budak), 3) baligh dan berakal, dan 4) mampu berqurban. Sedangkan bagi orang yang bernazar/berjanji maka hukumnya wajib. Sedangkan bagi orang yang mampu tapi tidak melaksanakan qurban maka Nabi saw (HR. Abu Hurairah ra) memberi teguran keras, “Barangsiapa yang ada kemampuan untuk berqurban tetapi tidak melakukannya, janganlah dia hadir bersama kami di tempat sembahyang kami”.

Hewan qurban harus memenuhi syarat, usia (poel), sehat, dan tidak cacat. Waktu penyembelihan setelah sholat ‘Ied dan khutbahnya, sampai 3 hari tasyrik (10, 11, 12, 13 Dzulhijjah). Bagi yang berqurban disunahkan memakan sebagian daging qurban.

Dalam Islam, Hari Raya Iedul Adha atau Iedul Qurban merupakan hari istimewa, dikenal sebagai Raya Agung atau Bodho Besar (Jawa), karena syiarnya 4 hari berturut-turut, makan daging dan membesarkan/mengagungkan Tuhan dengan kalimat Takbir, Tahlil, Tahmid, Tasbih.

Ibadah yang mengiringi diantaranya puasa sunah 1-9 Dzulhijjah, utamanya hari ke-8 (tarwiyah), dan hari ke-9 (arafah), sholat Ied. Disamping itu Qurban juga masuk dalam rangkaian ibadah Haji.

*** Hikmah dan Fadhilah Qurban ***

Dalam berbagai bentuk syariat (perintah dan larangan) yang diberikan Tuhan pada manusia, didalamnya mengandung banyak hikmah dan fadhilah/keutamaan, intinya semua adalah untuk kebaikan manusia itu sendiri sebagai hamba/abdi kepada Allah sebagai Tuhannya. Tujuan utama ibadah/pengabdian manusia kepada Tuhannya adalah ridlo Allah swt, sehingga mendapat cinta dan ampunan-Nya. Hikmah dan fadhilah qurban diantaranya adalah sebagai berikut.

1)      Menempatkan cinta kepada Tuhan sebagai cinta tertinggi/teragung

Sejak diperintahkan, apa yang diminta dikorbankan adalah barang/sesuatu yang sangat dicintai/disukai, yang menunjukkan bahwa Allah sedang menguji apakah seorang hamba itu benar/sungguh-sungguh mencintai Allah diatas segalanya, mau mengorbankan apa saja untuk yang dicintainya, sekaligus menegaskan bahwa Allah adalah pemilik semuanya termasuk apa-apa yang ada/dititipkan pada manusia.

2)      Mendapatkan bekal taqwa

Manusia hidup di dunia harus mencari bekal taqwa untuk keselamatan di akhiratnya, dengan menjalankan perintah Tuhan, dan menjauhi larangan-Nya. Manusia yang bertaqwa akan tumbuh perasaannya bahwa ia adalah hamba/abdi dari Tuhannya. Berqurban merupakan bentuk ketaatan dan tunduk atas perintah Tuhan.

3)      Sarana mendekatkan diri pada Tuhan

Qurban mempunyai akar kata qaruba, yang membentuk kata: qurb (dekat), taqarrub (mendekatkan diri), aqriba’ (kerabat). Seiring bertambahnya usia akan bertambah dekat pula dengan kematian, artinya makin dekat perjumpaan dengan Tuhan, dengan qurban minimal menjadikan ingat dan insaf, yang pada akhirnya berjumpa dengan-Nya dalam kebaikan.

4)      Mengharapkan kesucian diri dan hartanya

Setiap kebaikan adalah sedekah, yang berfungsi untuk mensucikan diri dan harta. Ibadah qurban adalah amal kebaikan yang amat disukai Allah di Hari Raya Iedul Adha (HR. Tirmidzi)

5)      Sebagai penebus dosa, untuk mendapatkan pengampunan (HR. Al-Bazzar dan Ibnu Hibban)

“Hai Fatimah,berdirilah di sisi korbanmu dan saksikanlah ia, sesungguhnya titisan darahnya yang pertama itu pengampunan bagimu atas dosa-dosamu yang telah lalu”

6)      Memupuk sifat mahmudah dan memupuskan sifat mazmumah

Melaksanakan qurban dengan penuh penghayatan dapat memupuk sifat mahmudah yang berupa ketaatan, ketundukan atas perintah-Nya, pemurah terhadap sesama, bertaubat, menambah rasa syukur, dan lainnya. Disamping itu juga memupuskan sifat mazmumah seperti cinta dunia, kikir, pelit, sombong, dendam, hasad dengki, dll.

7)      Meningkatkan kasih sayang

Tidak dipungkiri bahwa qurban bermanfaat bagi sesama, menumbuhkan dan meningkatkan kasih sayang, utamanya antara yang kaya dan miskin, merekatkan hubungan yang renggang, wujud kebersamaan dan kerukunan, karena masyarakat saling bersilaturahim.

8)      Syiar Islam, sunah Nabi Ibrahim as

Ibadah qurban adalah syiar Islam yang melestarikan millah atau sunah Nabi Ibrahim as, Nabi yang berjuluk Khalilullah (orang yang sangat dekat dengan Tuhan)

9)      Pahala dan kemudahan meniti diatas shirat, dll

“Tiada suatu amalan yang dilakukan oleh manusia pada Hari Raya Qurban, yang lebih dicintai Allah selain daripada menyembelih haiwan qurban. Sesungguhnya haiwan qurban itu pada hari kiamat kelak akan datang berserta dengan tanduk-tanduknya, bulu-bulunya dan kuku-kukunya, dan sesungguhnya sebelum darah qurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima disisi Allah, maka beruntunglah kamu semua dengan (pahala) qurban itu.” (HR.Al-Tarmuzi, Ibnu Majah dan Al-Hakim), dalam riwayat lain “Muliakanlah qurban kamu kerana ia menjadi tunggangan kamu di titian pada hari kiamat.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s