9 Mukjizat Nabi Musa AS

“Dan sungguh, Musa telah datang kepadamu dengan bukti-bukti kebenaran (mukjizat), kemudian kamu mengambil (patung) anak sapi (sebagai sesembahan) setelah (kepergian)-nya, dan kamu (menjadi) or­ang-orang zalim.” (QS. 2/Al-Baqoroh: 92). “Dan sungguh Kami telah memberikan kepada Musa sembilan mukjizat yang nyata.” (QS. 17/ Al-Isro: 101).Sembilan mukjizat Nabi Musa as. itu adalah:

  1. Tongkat yang bisa berubah jadi ular
  2. Tangan yang berubah putih bercahaya
  3. Topan
  4. Belalang
  5. Kutu
  6. Katak
  7. Darah
  8. Membelah lautan
  9. lidah (ketika terjadi pembunuhan) atau di riwayat lain disebutkan gunung (ketika Nabi Musa berbicara secara langsung dengan Allah SWT)

Berikut beberapa perwujudan dari mukjizat Nabi Musa as. Yang diungkapkan Al-Qur`an.

  1. Membuat dua belas mata air dengan memukulkan tongkatnya pada sebuah batu. Itu dilakukan oleh Nabi Musa pada waktu Bani Israil mengalami kesulitan air. Dan (ingatlah) Ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman: “Pukullah batu itu dengan tongkatmu.” Maka memancarlah daripadanya dua belas mata air. Setiap suku mengetahui tempat minumnya (masing-masing) (QS. 2/Al-Baqoroh: 60). Maksudnya setiap suku dari dua belas suku Bani Israil sebagaimana yang tercantum dalam surat Al A`rof ayat 160.
  2. Tongkatnya menjelma menjadi ular. Ini ditunjukan Nabi Musa untuk menjawab tantangan Fira`un tentang bukti kebenaran kerosulannya, `Lalu (Musa) melemparkan tongkatnya, seketika tongkat itu menjadi ular besar yang sebenarnya.” (QS. 7/Al-A`rof: 107). “Lalu (Musa) melemparkan tongkat itu, maka tiba-tiba ia menjadi seekor ular yang merayap! (QS. 20/Thoha: 20)
  3. Tangan Nabi Musa as. bisa menjadi putih bercahaya. “Dan dia mengeluarkan tangannya (dari dalam bajunya), seketika tangannya itu menjadi putih (bercahaya) bagi orang-orang yang melihatnya` (QS. 7/Al-A`rof: 108). “dan kepitkanlah tanganmu ke ketiakmu, niscaya ia keluar menjadi putih cemerlang tanpa cacad, sebagai mukjizat yang lain (pula),” (Q.S. Thaahaa : 22)
  4. Membelah Laut Merah.Peristiwa itu terjadi ketika Nabi Musa as. bersama para pengikutnya menyelamatkan diri dan pengejaran Fira`un. Lalu Kami wahyukan kepada Musa, “Pukullah laut itu dengan tongkatmu”. Maka terbelahlah laut itu, dan setiap belahan seperti gunung yang besar.” (QS. 26/Asy-Syu`aro: 63)
  5. Maka Kami kirimkan kepada mereka taufan, belalang, kutu, katak dan darah sebagai bukti yang jelas, tetapi mereka tetap menyombongkan diri dan mereka adalah kaum yang berdosa. (Q.S. Al-Israa’ : 133)

Cerita 9 mukjizat tersebut sebagai berikut

Nabi Musa AS datang ke kaum fir’aun mengajarkan ketauhidan, fir’aun yang tidak percaya bahwa Nabi Musa AS adalah utusan Allah meminta bukti  lalu Nabi Musa AS atas izin Allah SWT melemparkan tongkatnya dan seketika tongkatnya menjadi ular yang besar, Nabi Musa AS juga mengeluarkan tangannya dari jubahnya dan tangan beliau bercahaya tapi kaum fira’un tak begitu saja percaya dan menganggap Nabi Musa AS penyihir . Pemuka Fir’aun pun mengusulkan agar diadakan adu kekuatan dengan penyihir, dengan izin Allah SWT  tongkat Nabi Musa AS berubah menjadi ular besar dan mampu mengalahkan tipu daya para penyihir dan para penyihir pun akhirnya mengakui Nabi Musa AS sebagai utusan Allah SWT dan beriman

Kaum Fir’aun yang masih membangkang dihukum Allah SWT dengan bencana kemarau, mereka pun memohon kepada Nabi Musa AS agar mereka tidak ditimpa kesusahan dan berjanji akan beriman, lalu Nabi Musa AS mendoakan mereka. Allah SWT mengabulkan doa Nabi Musa AS dan kemarau pun berhenti.

Namun bukannya beriman mereka malah sombong dan berkata bahwa nikmat yang mereka dapat adalah hasil usaha mereka sendiri. karena kesombongan mereka Allah SWT mengazab mereka lagi dengan mendatangkan topan yang merusak tanaman mereka. Lagi-lagi mereka meminta pertolongan Nabi Musa AS lalu tanaman topan pun reda dan tanaman mereka tumbuh bagus dan berbuah.

Kaum Fir’aun mendapatkan pertolongan malah tetap sombong dan kafir sehingga didatangkanlah belalang yang merusak tanaman mereka, mereka pun meminta pertolongan lagi kepada Nabi Musa AS dan hama pun hilang.

Belum kapok kaum Fir’aun kembali sombong lalu datanglah hama kutu yang menyerang lumbung mereka yang memakan persediaan makanan mereka, mereka untuk ke sekian kali nya meminta pertolongan Nabi Musa AS dan kutu-kutu itu hilang.

Tak sampai disitu, kaum Fir’aun yang kembali kafir diberi hukuman lagi dengan katak yang masuk ke persediaan air mereka sehingga air mereka tak dapat diminum, mereka meminta pertolongan Nabi Musa AS dan berjanji akan beriman, katak-katak pun pergi.

Lagi-lagi mereka kafir dan dihukum lagi dengan air yang berubah jadi darah, kaum Fir’aun tak dapat meminum air yang berubah menjadi darah yang berbau busuk itu. Dan lagi-lagi meminta pertolongan Nabi Musa AS.

Nabi Musa AS dan pengikutnya yang beriman akhirnya pergi dari negeri Fir’aun dan saat dikejar Fir’aun dan sampailah ke laut Merah, Nabi Musa AS diberi mukjizat oleh Allah SWT mampu membelah lautan, dan saat Fir’aun dan pengikutnya mengikuti Nabi Musa AS, laut pun kembali menyatu, Fir’aun dan pengikutnya tenggelam.

Mukjizat lidah diberikan oleh Allah SWT saat terjadi pembunuhan, Nabi Musa AS diminta pertolongan untuk mencari siapa pelakunya, dan Allah SWT berfirman kepada Nabi Musa AS untuk menyembelih lembu dan memotong lidahnya, dengan izin Allah SWT mayat itu hidup kembali dan menceritakan siapa pelakunya. Untuk cerita lengkapnya dapat dicek Al Baqarah ayat 67-73 dan Al’Araaf ayat 103-137🙂

Sumber:

http://pustaka.abatasa.co.id/pustaka/detail/sejarah/klb-manusia/774/mukjizat-nabi-musa-as.html

http://hidupnyahidup-yes.blogspot.co.id/2013/04/sembilan-mukjizat-nabi-musa-as.html

http://ilmufromalquran.blogspot.co.id/2015/08/9-mukjizat-nabi-musa-as-yang-diberikan.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s