Kitab Klasik Nasihat Pernikahan (Bab 19-20)

BAB 19

DOSA BESAR BAGI ISTERI

Termasuk dosa besar bagi seorang isteri adalah bila mana keluar rumah tanpa seijin suaminya.Kendati tujuannya untuk takziyah kepada orang tuanya yang mati. Tersebut dalam ihya ‘ulumuddin Imam Al Ghozali di katakan bahwa ada seorang lelaki (suami)hendak bepergian.Sebelum berangkat ia meminta istrinya agar tidak turun dari tempatnya yang berada di bagian bangunan tingkat atas .

Sementara Orang tuanya berada di tingkat bawah.Orang tuanya sakit .Perempuan itu mengutus seorang pembantunya menghadap Rasulullah Saw untuk minta izin turun sebentar untuk membesuk orang tuanya. Rasulullah Saw bersabda :”Taatilah suamimu.Jangan kau turun..”Tidak begitu lama,orang tuanya mati.IA mengirim utusan menghadap Rasulullah Saw untuk memohonkan izin,agar dirinya dapat menyaksikan jenazah orang tuanya. Rasulullah Saw bersabda :”Taatilah suamimu”.

Maka orang tuanyapun di kuburkan.tidak begitu lama Rasulullah Saw mengutus seseorang untuk memberi tahu pada perempuan itu bahwa Allah telah mengampuni dosa dosa orang tuanya disebabkan ketaatan perempuan itu pada suaminya.

FAIDAH Ada seorang Ibu memberi nasehat pada putrinya,IA berkata peliharalah sepuluh tingkah ini,niscaya kamu akan menjadi simpanan,Yaitu:Pertama dan kedua:Mudah menerima keadaan(qona’ah),berbakti dan mentaati suami.Ketiga dan keempat,hendaknya kamu menjadikan dirimu sebagai perempuan yang selalu di dambakan dan dirindukan lantaran tatapan mata dan ciumannya.Artinya hendaknya kamu jangan sampai dilihat suamimu sebagai perempuan yang di benci (atau perempuan yang buruk).hendaknya suamimu tidak pernah berkasih mesra dengan dirimu kecuali dalam keadaan selalu harum melekat dalam dirimu. Kelima dan keenamnya hendaknya kamu selalu menjadi perhatian sewaktu suamimu makan dan tidur.Sebab rasa lapar itu mudah menimbulkan pemberontakan nafsu dan sulit tidur,bahkan mempermudah tumbuhnya kemarahan.Ketujuh dan kedelapannya hendaknya kamu pandai pandai memelihara harta dan rahasia keluarga suami yang dapat mempermalukan dirinya. Kesembilan dan kesepuluhnya:Hendaknya kamu jangan menentang perintahnya,dan jangan suka menyebarkan rahasia suami.KArena kalau kamu menentang perintahnya akan sangat mudah menimbulkan/meledakkan kemarahannya.Kalau kamu menyebarluaskan rahasianya berarti kamu tidak dapat di percaya jika dia sedang tidak ada dirumah. Ingatlah baik baik ingatlah.Sekali sekali kamu jangan menunjukkan kegembiraan di hadapannya,selagi suamimu sedang bersedih.Sebaliknya jangan berwajah cemberut selagi suamimu berwajah berbinar binar lagi gembira.

Rasulullah Saw bersabda :”Sesungguhnya seorang istri yang keluar rumah sedangkan suaminya tidak menyukainya maka seluruh malaikat melaknatinya,demikian pula semua barang yang di lewatinya,selain jin dan manusia.Sehingga dirinya kembali dan bertaubat.

PAHALA BAGI PEREMPUAN YANG HAMIL

Tersebut dalam riwayat bahwa NAbi Muhammad Saw bersabda:”Apakah salah seorang di antara kamu senang,hai kaum isteri,kalau kamu sedang mengandung dari hasil hubungan dengan suaminya,sementara suaminya merasa senang.Sesungguhnya perempuaan yang sedang hamil memperoleh pahala seperti pahalanya orang yang sedang berpuasa sambil perang di jalan Allah.Apabila mencapai puncak sakit mendekati melahirkan semua penduduk langit tidak ada yang tahu perkara apa yang disamarkan baginya,berupa ketenangan bathinnya.Apabila telah melahirkan,maka tidak ada tetesan air susu yang keluar dari susu ibunya dan tidaklah si bayi menghisap air susu ibunya kecualipada setiap tetesan dan isappan di catat sebagai satu kebaikkan.Jika di waktu malamnya ia terjaga maka ia memperoleh pahala,bagaikan pahala memerdekakan tujuh puluh budak yag di merdekakan di jalan Allah secara ikhlas,(di riwayatkan Hasa bin sufyan dan Tabrani,ibnu Asakir dari salamah)

Rasulullah bersabda:”INNARRAJUULA IDZAA NADZARA ILAAM RA-ATIHII WANADZARAT ILAIHI NADZARALLAAAHU ILAIHIMAA NADZARA RAHMATIN FAIDZAA AKHADZA BIKAFFIHAA TASAA QATHAT DZUNUUBUHUMAAA MIN KHILAALIN ASHAABI’IHIMAA” “Sesungguhnya seorang suami apabila memperhatikan isterinya dan isterinya balas memerhatikan suaminya,maka Allah memperhatikan mereka berdua dengan perhatian penuh rahmat.Manakala suaminya merengkuh telapak tangannya(diremas remas)maka berguguranlah dosa dosa suami istri itu darisela sela jari jemarinya.(di riwayatkan maisarah bin Ali dari Ar rafi’i dari sa’id Al Khudzi Ra)

Diriwayatkan dari Nabi Muhammad Saw bahwa: “INNARRAJULA LAYUJAMI’U AHLAHU FAYUKTABU LAHU BIJIMA’IHI AJRU WALADI DZKARIN QAATALA FII SABILILLAAHI FAQUTILU”. “Sesungguhnya seorang suami yang menggauli istrinya ,maka pergaulannya itu dicatat memperoleh pahala seperti pahalanya anak lelaki yang berperang di jalan Allah lalu terbunuh(Al hadits)

Ketahuilah bahwa,ada beberapa faktor yang dapat membentuk seseorag anak dekat dengan Allah Antara lain:

1.)sejalan dengan yang di cintai Allah,bahwa putera yang dihasilkan itu di maksud untuk menyambung generasi manusia.

2) Mencari kecintaan dari Rasulullah Saw, maksudnya untuk memperbanyak(memperbesar) jumlah umatnya Nabi Muhammad Saw yang ana besar jumlah umat itu menyebabkan kebanggaan beliau.

3)Mengharap kelak memperoleh do’a anak yang sholeh setelah kematiannya.

4)Mencari syafa’at dengan kematian anak yang masih berusia anak anak,sebelum kematian dirinya sendiri(orang tua)

BAB 20

PASAL 4 KEHARAMAN KAUM LELAKI MEMANDANG WANITA YANG BUKAN MUHRIMNYA

Dalam fasal ini dijelaskan tentang diharamkannya kaum lelaki memandang kaum wanita yang bukan muhrimnya.Begitu pula sebaliknya,yakni keharaman kaum wanita memperhatikan kaum lelakiyang bukan muhrimnya.

Tersebut dalam firman Allah dalam surat Al ahzab,: “WA IDZAA SA-ALTUMUU HUNNA MATAA’AN FAS ALUU HUNNA MIWWARAA I HIJAABIN DZAALIKUM ATH HARU LIQULUUBIKUM WAQULUU BIHINNA”

“Apa bila kamu meminta sesuatu kepada mereka maka mintalah dari belakangtabir.Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan bagi hati mereka”

Dalam surat An Nuur ayat 30 di jelaskan: “QUL LILMU-MINIINA YAGHUDHDHUU MIN ABSHAARIHIM WAYAHFADZUU FURUUJAHUM DZAALIKAADZKAA LAHUM INNALLAAHA KHAIRUMBIMAA YASHNA’UUNA”

“Katakanlah kepada orang laki-lakiyang beriman :”Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya.Yang demikian itu lebih suci begi mereka”;SesungguhnyaAllah maha mengetahui apa yang mereka perbuat”

Rasulullah Saw bersabda:”Pandangan mata itu merupakan panah beracun dari panah Iblis.Barang siapa meninggalkannya karena takut Allah SWT,maka Allah memberinya keimanan yang mana ia akan memperoleh kemanisannya didalam hati”.

Nabi Isa as bersabda:”IYYAAKUM WANNADZARA FA INNAHAA TUZRI’U FILQOLBI SYAHWATAN WAKAFAA BIHAA FITNATAN” “Takutlah kamu .peliharalah dirimu dari memperhatikan.Karena sesungguhnya memperhatikan itu menumbuhkan syahwat di dalam hati.Dan cukuplah syahwat itu menjadi fitnah”.

Sa’ad bin jubair mengatakan hanyalah fitnah yang menimpa Nabi Daud As adalah di sebabkan pandangan beliau.Nabi Daud bersabda kepada putera beliau Nabi Sulaiman As,lebih baik berjalanlah di belakang macan dan Harimau, janganlah berjalan di belakang perempuan. Mujahid mengatakan, apabila seorang perempuan mengahadap ke muka maka Iblis duduk di bagian kepalanya.Lalu Iblismemperindah diri perempuan itu yang di peruntukkan bagi orang yang memperhatikannya .Kalau seorang perempuen bernalik menghadap kebelakang maka Iblis duduk di pantatnya.Lalu Iblis memperindah perempuan itu yang di peruntukkan bagi orang yang memperhatikannya. Seorang bertanya kepada Nabi Isa As,Apa permulaan yang menyebabkan orang berzina?.Beliau bersabda :Yaitu akibat memperhatikan perempuan dan memperhatikan dirinya. Al Fudhail mengatakan,Iblis berkata bahwa pandangan yang di lepaskan pada suatu perkara yang tidak halal itu adalah merupakan panahku yang sudah tua dan busurku yang tak pernah luput jika aku pergunakan.

Tersebut dalam sya’ir:

SEGALA SESUATU YANG BARU TERJADI PERMULAANNYA DARI PANDANGAN NYALA API YANG BESAR PERMULAANNYA DARI PELATUK YANG KECIL ORANG YANG MEMPERMAINKAN MATA SANGAT DI KHAWATIRKAN AKIBATNYA BERAPA BANYAK PANDANGAN YANG MASUK DAN BEKERJA DALAM HATI BAGAIKAN ANAK PANAH YANG DILEPAS BUSUR DAN TALI ORANG YANG MEMPERHATIKAN PERKARA YANG MEMBAHAYAKAN AKAN MENYENANGAKAN ORANG YANG MEMPUNYAI KEKHAWATIRAN TETAPI KALAU AKHIRNYA MENCELAKAKAN ITU TIDAK MEMBAHAYAKAN

Ummu salamah Ra mengatakan bahwa Ibnu Ummi maktum meminta izin kepada Rasulullah Saw.Saat itu aku dam maimunah Ra duduk bersama,maka Rasulullah bersabda:”Bertakbirlah kalian “.Kami menimpali:”Bukankah dia orang buta yang tidak dapat memandang kami?”.Rasulullah bersabda:”Apa kalian tidak dapat melihatnya juga?”.

Rasulullah Saw mengingatkan:”LA’ANALLAAHUNNAADZIRA WALMANDZUURA ILAIHI”

“Allah melaknat orang yang dipandang dan orang yang dipandangi(membalas pandangan). Bagi perempuan yang beriman pada Allah,tidak dibenarkan memperlihatkan diri pada setiap orang asing,karena yang tidak terikat oleh pernikahan atau muhrim karena nasab atau sesusuan.Demikian pula orang lelaki tidak dibenarkan memperhatikan kaum wanita,sebaliknya kaum wanita balas memperhatikan pandangannya. Sebagaimana kaum lelaki menundukkan pandangannya kepada kaum wanita,maka menjadi kewajiban pula kaum wanita menundukkan pandangan mata terhadap kaum lelaki.Pendapat itu sebagaimana di tekankan oleh Ibnu Hajar dalam kitab AZ ZAWAJIR . Tidak pula diperbolehkan lelaki bermusafahah(bersalaman)dengan perempuan yang bukan muhrim.Larangan ini berlaku juga pada perbuatan salingmemberikan.

Sebab itu perkara yang di haramkan memandangnya diharamkan pula memegangnya.Mengingat dengan cara memegangnya itu ia dapat merasakan kelezatan.

Hal ini didasarkan pada dalil bahwa,kalau orang berpuasa lalu berpegangan dengan lawan jenisnya yang menyebabkan inzal(keluar mani),maka puasanya batal.Tetapi kalau keluarnya mani disebabkan oleh pandangan,puasanya tidak batal.Demikian menurut penjelasan kitab An Nihayah. Diriwayatkan oleh Thabrani di dalam kitab Al Kabir dari mu’qal bin Yasar bahwa,salah seorang di antaramu yang di lukai kepalanya oleh jarum,itu lebih baik dari pada memegang perempuan yang tidak dihalalkan untuknya. Rasulullah Saw memperingatkan:”ITTAQUU FITNATADDUN-YAA WAFITNATANNISAA FA-INNA AWWALA FITNATI BANII ISRA-IILA KAATAT MINQIBALINNISAA.” “Takutlah kalian terhadap fitnah dunia dan fitnah kaum wanita.Sebab permulaan fitnah yang menimpa bani isra-il itu adalah kaum wanita”.

Rasulullah Saw bersabda:”WAMAA TARAKTU BA’DII FITNATAN ADHARRU ‘ALARRIJAALI MINANNISAA”.(al hadits) “Dan setelah masaku tidak ada fitnah yang lebih membahayakan terhadap kaum lelaki ketimbang fitnah akibat perempuan”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s